Doddy Yudhistira Adams Kenangan Sejarah Bangsa

BERJUANGMU DI CIDES MAS DY

Oleh: Doddy Yudhistira Adams (Sekretaris Dewan Penasehat ICMI Oryanisasi Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta)

Siang itu di Kantornya mas Adi Sasono lantai 23 Gedung BPPT jalan Thamrin saya bertemu mas Adi Sasono sedang menerima Telpon dari H. Harmoko menteri Penerangan RI. Tampaknya mas Adi Sasono sedang membicarakan siapa2 orang2 BJH yg akan masuk di Parlemen/DPR.

Aku mendengar ada nama Marwah Daud Ibrahim, Irawadi Jamaran, Priyo B Santoso dllnya. Seingat saya Priyo B Santoso akan di perbantukan dari Cides untuk spech writer Ketua Umum Golkar Harmoko. Saat itu mas Adi Sasono memang di beri peran oleh Ketua Harian Golkar BJ Habibie untuk menyusun diagram perpolitikan khususnya di Golkar.

“Mas aku mau kok di masukan Ke DPR tapi jangan mewakili Yogya ya. Berat melawan dinasti Pangeran2 Kraton. ” pintaku mengharap ke Mas Adi Sasono untuk memasukan aku ke daftar caleg Golkar di DPR.

“Tur aku wis duwe modal mas Pemenangan Pemilu 1987 di Sumbar dmn aku Calegnya. ” imbuhku untuk meyakinkan mas Adi Sasono. Mas Adi diam sejenak sambil minum teh dan mengambil gorengan ubi di meja ; ” Mas Doddy, orang se kelas mas Doddy itu tempat berjuangnya ya disini di Cides ini.

Berfikir dan menyusun strstegi untuk bangsa. Nah teman2 yg kita kirim ke DPR itu kan nanti cuma tukang stempel yg kita remote dari sini! Gelem po mas DY cuma jadi tukang teriak setuju? ” jawab mas Adi Sasono tegas dan Serius. Saya pun terdiam dan merasa tersanjung karena klas saya di ukur lebih tinggi dari kawan2 yg dikirim ke Parlemen.

Saya nilai Priyo di Cides membantu saya di Penerbitan dan Secretaris di GWBPM yg saya menjadi Ketua Umumnya. Ya saya seniornya.

“Wis Mas DY jangan pikir ke Parlemen disini ini tempat berjuang kita bersama BJH. Insyaallah pak BJH nggak lupa memikirkan kita.” Kata Habibie sambil mengajak saya ke lantai 24 bertemu Menristek BJH.

Kita makan siang bersama sambil mendengarkan BJH bercerita lebar hasil pertemuannya dengan Prediden Soeharto. BJH selalu menceritakan rinci hasil pertemuannya dengan Presiden dan saya dan mas Adi selalu mencatatnya untuk bahan kita olah di Cides sebagai pemikiran politik dan Ekonomi yg nantinya akan kita serahkan kembali ke BJH untuk bekal dialog beliau dengan Presiden.

Makan siang bersama BJH rutine kami lakukan sambil diskusi di lantai 24 BPPT itu. Memang benar mas Adi Sasono, tempat berjuang saya disini di Cides karena disinilah memberikan cakrawala luas tentang bangsa dan negara dengan segala permasalahannya. CIDES dan Mas Adi Sasono lah yg mengantarkan saya masuk ke perjuangan elite politik Indonesia masa itu.

Sayapun sering satu private flight bersama BJH dan mas AS berdiskusi tentang daerah yg akan kita kunjungi. Demikian pula saya sering diajak Mas Harmoko yg Menteri Penerangan dan Ketua Umum Golkar keliling Indonesia.

Saya ingat selalu di kenalkan beliau jika kedaerah sebagai tokoh muda yg sangat suka buku. Kata Harmoko, “Pak DY adalah Orang yg mengembangkan minat baca dan perbukuan di Indonesia !”

Disamping mas Adi Sasono di Cides kami juga sering menerima tokoh2 Nasional kala itu seperi Prabowo, Safri Samsudin, Din Samsudin, Dimyati Hartono, Megawati, Hartono Mardjono, Jendral Hartono, Basofie Sudirman, Amin Rais, HB X dllnya. Mas Adi lah yg saya anggap Kakak dan guru politik saya.

Di hadapan tamu2 itu beliau selalu mengenalkan saya pemikir muda putra tokoh masyumi Adam Saleh Datuk Tan Malik. Mas Adi lah yg mengantar saya menjadi Ketua Serantau Fokus yg anggotanya pengusaha2 Nasional Chairul Tanjung, Hatta Rajasa, Rachmat Gobel, Soekamdani G Sardjono dllnya.

Karena mas Adi pulalah saya mengenal baik Bpk Probosoetedjo adik Presiden Soeharto. Mas Adi Sasono itu keras dan kalau berdebat kekeh mempertahankan Argumen nya. Jika kita rapat di Cides itu ibarat perang mempertahankan Presentasi kita. Dua tokoh keras di Cides yg tak akan saya lupakan yaitu Mas Adi Sasono dan mas Dawam Rahardjo. Jika rapat dua2nya sama2 keras, berdebat tapi bermutu dari perdebatan mereka kita mendapat ilmu2 baru untuk ke depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *