ALISA Berita

Pelantikan ALISA “Khadijah” ICMI DIY & Seminar Nasional Dakwah, Pemberdayaan Ekonomi dan Bisnis “Menapaki Bisnis dari Start up sampai Go Internasional”





Asosiasi Muslimah Pengusaha Indonesia (ALISA) Khadijah – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) akan menyelenggarakan hajatan besar. Sabtu, 24 Februari 2018 pukul 08.00-12.00 bertempat di Ballroom Grand Serella Hotel Jalan Magelang Km 4, Ina Marlina, S. Sos, MM selaku Ketua Umum ALISA Pusat akan meresmikan ALISA “Khadijah” Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus melantik 23 pengurus periode 2018-2023.

Pelantikan pengurus ALISA Khadijah DIY juga akan diisi dengan Seminar Nasional yang mengangkat tema Dakwah, Pemberdayaan Ekonomi dan Bisnis “Menapaki Bisnis dari Start up sampai Go Internasional”. Dalam seminar nasional yang menargetkan 200 peserta tersebut, akan menghadirkan narasumber pengusaha muslimah yang sukses melejitkan bisnisnya, yaitu Pamella Sunardi (Owner Pamella Swalayan) dan Dra. Nurhayati Subakat, Apt (Founder dan Owner Wardah Kosmetik).

ALISA Khadijah merupakan asosiasi muslimah pengusaha se-Indonesia yang didirikan oleh Departemen Pengembangan Peranan Wanita (DPPW) ICMI Pusat pada Muktamar ICMI di Jakarta, tepatnya pada tanggal 11 Maret 1997. Visi ALISA Khadijah adalah menjadi organisasi muslimah pengusaha yang mensinergikan potensi kewirausahaan bagi terwujudnya umat yang sejahtera. Saat ini ALISA Khadijah ICMI telah berdiri di 23 provinsi, dan DIY merupakan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) ke-24.

Hekso Wahyuning Surya (Owner Heksana Muslim Wear), Ketua ALISA Khadijah DIY periode 2018-2023 menyampaikan bahwa kepengurusan periode ini akan fokus pada penguatan organisasi dengan target pembentukan kepengurusan di tiap kabupaten/kotamadya. Selain itu, ALISA Khadijah DIY akan merealisasikan 4 program unggulan. Pertama, program Inkubasi Bisnis melalui pemberdayaan berbasis klaster usaha one community one product. Program ini sudah diimplementasikan di Kampung Kweni-Bantul dalam pelatihan pembuatan batik jumputan dan sudah berhasil dipasarkan. Kedua, program Sahabat UKM, yang memberdayakan pengusaha muslimah skala menengah dan besar untuk mendampingi peningkatan skill pengusaha muslimah skala mikro dan kecil, serta wadah donatur untuk membiayai pemberdayaan sedekah produktif. Ketiga, kilinik bisnis sebagai pusat konsultasi dan coaching bisnis. Keempat, program Pengajian Wirausaha yang merupakan pendidikan syariat dan etika bisnis untuk anggota sebagai upaya mewujudkan usaha yang barokah.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *