Berita

Notulensi Pertemuan ICMI DIY 14 Mei 2018

Wacana yang Muncul:
1. Transportasi publik dipandang strategis. Karena pertumbuhan kendaraan d Yogya relatif tak terkendali. Tiap hari macet. Diperlukan affirmative action agar warga tidak terbiasa menggunakan kendaraan nonpublik.

2. Terorisme, tetap merupakan isu abu2. Sarat misteri. Di dalamnya tersimpan konflik kepentingan yang tidak sederhana. Saling beririsan. Ada stigmatisasi negatif terhadap gerakan islam, target Revisi UU terorisme, dan lain-lain. Diseyogyakan untuk tidak diseminarkan. Media juga sudah over ekspose. Aspek yang lebih penting bagi ICMI adalah what next. Tidak sekadar mengutuk dan komentar ikut arus.

3. Tak kalah menarik, kasus Bom Surabaya juga bisa dilihat sebagai test case stabilitas wilayah. Seperti diketahui, Pilgub Jatim diikuti oleh dua kandidat milik pemerintah. Syaifullah Yusuf didukung PDIP, Khofifah didukung istana. Siapapun pemenangnya, pemerintahlah yang sesungguhnya diuntungkan.

4. Icmi perlu mendorong agar para Bupati dik lingkungan DIY bisa membangun sekolah favorit dan unggulan di daerah masing-masing. Dengan begitu, konsentrasi lalu lintas juga bisa diurai. Sebagai contoh, jika pada masing-masing daerah memiliki SMP unggulan, maka arus menuju SMP 5 kota atau SMP favorit lainnya pada pagi hari bisa dikurangi. Ada integrasi pengelolaan lalu lintas dengan penyelenggaraan pendidikan.

Point Keputusan:
1. Reshufle kesekretariatan dipandang perlu segera dilakukan agar motor organisasi berjalan sehat dan normal.

2. Agenda jangka pendek yang perlu dilakukan adalah Pemeriksaan katarak dan glukoma, bekerja sama dengan tim Dr. Suharjo. Icmi mengcover makan siang, keperluan selebihnya ditanggung tim medis. Pj kegiatan Pak Widi (Dep LH n KesMas).

3. Diadakan seminar seputar event dan aktualitas (pilihan isu antara transportasi publik n terorisme). Lokasi Seminar (Sarasehan) Di kampus Univ Widya Mataram yang terletak di lt 1 Jogja City Mall. Pj kegiatan Seminar diamanatkan pada Dep Kebudayaan n Pariwisata (Rama Charis).

4. Diharapkan ICMI bisa berkontribusi ide terhadap pengelolaan Dana Keistimewaan. Dan hal ini akan lebih mudah jika ICMI berkoordinasi dengan Tim Asistensi Keistimewaan dalam melakukan kegiatan.

Pertemuan 14 Mei 2014
Lokasi: Karangwaru (Kel Bu Afifah)
Pukul: 19.15-22.00
Menu Utama:Tengkleng

Peserta pertemuan:
1. Heri Zudianto
2. Rahmat Wahab
3. Edi Suandi Hamid
3. Chairil Anwar
4. Achmad Charis Zubair
5. Erwan Widiarto
6. Widiascarjo
7. Abdul Khalik Hidayat
8. Fatoni
9.Wahyudi
10. Afifah
11. Emy Edy SH
12. Ridho

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *